Mencari Data Hilang atau Terhapus menggunakan aplikasi TestDisk

TestDisk Merupakan sebuah perangkat Gratis dan Open Source buatan Christope GRENIER. Aplikasi TestDisk berfungsi untuk pemuliahan data. Terutama dirancang untuk membantu memulihkan partisi yang hilang atau rusak. Dimana kesalahan ini biasanya disebabkan oleh perangkat lunak yang rusak, terkena virus atau kesalan pengguna itu sendiri (tidak sengaja menghapus Partisi atau Data file).

Beberapa Kelebihan TestDisk :

  • Memperbaiki tabel partisi, memulihkan partisi terhapus
  • Recover sektor boot FAT32
  • Membangun kembali sektor boot FAT12/FAT16/FAT32
  • MemPerbaiki tabel partisi FAT
  • Membangun dan memperbaiki sektor filesystem NTFS
  • Membangun dan memperbaiki filesystem ext2/ext3/ext4
  • Mengembalikan data (file/folder) yang terhapus dari FAT, exFAT, NTFS dan ext2

Selain itu, aplikasi testdisk juga dapat di jalankan di berbagai jenis OS seperti Windows, linux, Mac dan melalui DOS.

Baca Juga :

Pada kasus ini kita akan mengembalikan File yang terhapus beberapa waktu lalu di Partisi Drive E.

Langkah Pertama : Download dan Instal Terlebih Dahulu aplikasi TestDisk di http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk_Download

Langkah kedua : Klik kanan dan jalankan aplikasi TestDisk sebagai “Run as Administrator”. Akan tampil halaman utama aplikasi sebagai berikut :

Pada halaman utama ada 3 pilihan yang tampil, pilih saja pilihan “No Log” Karena kita tidak ingin Hardisk kita dipenuhi dengan data log yang cukup banyak.
Cara Penggunaan Aplikasi :
  1. TestDisk Harus di Run as Administrator untuk dapat bekerja secara sempurna
  2. Karena Bersifat command gunakan tombol Key up / key dows untuk navigasi
  3. Untuk memilih data gunakan tombol Enter
  4. Untuk Menyimpan hasil Proses bisa menggunakan Tombol Y atau Enter
  5. Jika ingin keluar dari proses aplikasi gunakan tombol Q
Langkah Ketiga : Pilih Disk yang akan di recovery.

Disk pertama merupakan Hardisk komputer saya, yaitu Hitachi dengan kapasitas 250GB dan yang kedua merupakan Disk dari Modem saya. Pilih pada drive yang ingin digunakan disini kita akan menggunakan Hardisk Hitachi. Posisikan kursor pada data kemudian pastikan kursor bawah berada pada pilihan Proceed kemudian tekan Enter.

Baca Juga :

Langkah Keempat : Memilih Partition table type, seperti gambar berikut :

Karena kita menggunakan Windows makan pilih saja opsi yang pertama yaitu intel, kemudian tekan Enter.
Langkah Kelima : Kemudian akan muncul menu pilihan yang terdiri dari Analyze, Advance, Geometry, Options, MBR Code, Delete dan Quit.

Hati-hati dalam memilih menu, karena ada pilihan hapus semua data pada partisi. Pilih opsi Advanced untuk melakukan Pencarian data yang sudah terhapus kemudian tekan Enter.
Kemudian akan Tampil kembali Struktur dari partisi anda, sepeti gambar berikut :

Pada Kasus ini Drive E saya adalah nomor 4, itu bisa dilihat dari kapasitas partisinya, kemudian letakkan kursor pada nomor 4 dengan menavigasi key up dan key down. Seterusnya pilih menu undelete dengan menekan tombol key left dan key right pada keyboard dan tekan Enter.

Akan keluar seluruh file yang terhapus di Drive E seperti gambar di atas, File yang akan saya Recovery adalah File installer dengan ekstensi .exe yang terhapus pada tanggal 15 Oktober 2012, untuk mengembalikannya cukup tekan tombol “C” pada keyboard kemudian pilih directory penyimpanan dan tekan kembali tombol “C” pada keyboard.

Proses copy file, pada kasus ini file otomatis di recovery di Folder tempat aplikasi terinstall, bisa di check hasilnya seperti Berikut :

Bisa dilihat pada gambar, File yang tadi kita recovery akan secara otomatis di backup kembali sekaligus bersama nama Foldernya.
Proses Recovery Selesai, dan jika anda ingin recovery file lagi tinggal cari nama file anda yang sudah terhapus, dan jika ingin recovery semua tinggal klik saja tombol “A” maka seleruh file akan terpilih dan Klik tombol “C”.

Anda bisa memilih file yang akan di recovery secara spesifik, seperti pada kasus ini yang hanya ingin recovery 1 file saja yang terletak pada Partisi Drive E.
Adapun Keterangannya Sebagai Berikut :
  • File yang asli adalah File yang masih memiliki nama Lengkap Berikut Directorynya
  • File yang namanya Berupa angka dan kurang jelas akan tetapi masih tersimpan ekstensian kemungkinan sudah Corupt akan tetapi masih bisa di recovery.
  • File yang di Recovery akan secara otomatis Terbackup bersama Folder dan nama asli file tersebut.
Jadi aplikasi TestDisk bisa lebih baik dalam Hal Recovery karena Nama asli File masih Tercantum dan kita bisa memilih File secara Spesifik. Berbeda dengan aplikasi Recovery lain yang nama Filenya sudah tidak tercantum sehingga menyulitkan kita dalam mencari file yang kita butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *