Perhatikan! Inilah Macam-Macam Modus Pelaku Penipuan Kartu Kredit

Penipuan merupakan suatu kejahatan yang kerap terjadi dan sangat merugikan bagi siapa saja yang tertipu oleh tipu muslihat pelaku. Penipuan yang sedang marak terjadi adalah kasus penipuan kartu kredit. Kartu kredit kini menjadi salah satu alat pembayaran yang diminati oleh orang-orang terutama untuk para pebisnis. Pasalnya kartu kredit memberikan kemudahan setiap bertransaksi dan tentunya praktis bila dibawa kemana-kemana. Semakin banyaknya pengguna kartu kredit, semakin banyak pula penipuan kartu kredit. Ada banyak modus pelaku penipuan kartu kredit untuk menipu para korbannya. Maka dari itu, bagi Anda yang mempunyai kartu kredit harus lebih berhati-hati lagi. Anda harus mengetahui modus seperti apa yang dilakukan para pelaku penipuan kartu kredit agar nantinya tidak menjadi korban selanjutnya.

Modus Pelaku Penipuan Kartu Kredit yang Sering Digunakan

Modus pelaku penipuan kartu kredit yang kerap digunakan untuk merampas kartu kredit milik korban adalah dengan melakukan penambahan limit kartu kredit. Bagi pemegang kartu kredit pastinya merasa senang bila mendapatkan tawaran untuk menaikkan limit. Namun, jangan senang dulu karena bisa jadi itu merupakan salah satu modus penipuan.

Pada awalnya Anda akan ditelepon oleh seseorang yang mengaku seorang pegawai bank dimana tempat korban tersebut mendapatkan kartu kredit. Jika si korban merasa percaya dengan tawaran tersebut maka dibuatlah kesepakatan untuk bertemu. Tujuan pertemuan pelaku dengan korban adalah untuk mendapatkan kartu kredit dan KTPnya. Pada saat bertemu, pelaku akan memotong kartu kredit milik korban. Terlihat memang seolah pelaku benar-benar memotong kartu kredit milik korban tetapi kenyataannya si pelaku menukarkan kartu kredit yang bukan milik korban. Hal tersebut berlangsung sangat cepat sehingga korban tidak menyadarinya. Ketika sudah memegang kartu kredit milik korban barulah si pelaku bisa berbelanja menggunakan kartu tersebut.

Modus pelaku penipuan kartu kredit yang tidak kalah mengerikan adalah phising. Phising merupakan pencurian data diri nasabah. Kejahatan phising ini bisa dilakukan dengan cara via telepon atau via email. Phising yang dilakukan via telepon adalah dengan cara menelepon nasabah dan mengaku sebagai pegawai bank. Disitu si pelaku akan mengeluarkan segala tipu daya untuk bisa membuat Anda memberikan identitas diri seperti nama, tanggal lahir hingga nomor kartu kredit.

modus pelaku penipuan kartu kredit 1

Untuk phising yang dilakukan via email adalah dengan cara pelaku mengirimkan email yang terlihat sangat terpercaya. Disitu Anda akan disuruh mengklik sebuah halaman dengan iming-iming mendapatkan hadiah besar. Website tipuan tersebut akan nyaris sama dengan website bank resmi. Nantinya Anda akan disuruh memasukkan nomor kartu kredit Anda.

Skimming juga menjadi salah satu modus pelaku penipuan kartu kredit. Hanya saja penipuan dengan cara skimming jarang disadari oleh orang-orang. Sama seperti phising, skimming merupakan penipuan dengan cara melakukan pencurian data nasabah. Para pelaku penipuan skimming akan meletakkan sebuah perangkat kecil yang berguna untuk menyalin data nasabah. Perangkat tersebut biasanya diletakkan di mesin atm atau EDC. Jadi berhati-hatilah ketika hendak mengambil uang atau bertransaksi menggunakan kartu kredit.

modus pelaku penipuan kartu kredit 2

Untuk menghindari kejahatan skimming, ada hal yang bisa Anda lakukan diantaranya adalah jika hendak bertransaksi menggunakan kartu kredit pastikan toko tersebut benar-benar terpercaya. Bagi Anda yang hendak mengambil uang di ATM menggunakan kartu kredit, pastikan juga kalau di lubang mesin ATM tersebut tidak ada perangkat yang mencurigakan. Ada banyak modus pelaku penipuan kartu kredit. Segala cara mereka lakukan untuk bisa meretas kartu kredit Anda maka dari itu berhati-hatilah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *