Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional, Serta Keuntungannya Masing-Masing

 

Banyak yang mencari perbedaan asuransi Syariah dan konvensional, walau sekilas namun sangat berbeda sekali dalam sistemnya. Ada beberapa poin yang akan dijelaskan nantinya sebagai tolak ukur untuk memilih asuransi yang paling tepat. Asuransi itu sendiri mengarah pada suatu kegiatan yang dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kejadian yang tidak diinginkan dan pada konsepnya akan meminimalisir kerugian yang dialami.

Banyak orang yang salah mengartikan asuransi ini sebagai pelindung kesehatan atau pelindung nyawa tetapi sebetulnya konsep khusus asuransi untuk menghindari Anda dari kerugian yang besar. Misalkan pada suatu kejadian orang bernama A terjadi kecelakaan, maka asuransi tidak bisa melindungi atau menyelamatkan orang tersebut dari kejadian yang sedang dialami, tetapi sebaliknya asuransi bisa menutupi semua dana yang dia butuhkan untuk perawatan di rumah sakit dan lainnya sehingga beban dari kejadian tersebut akan semakin ringan.

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional 1

Ada dua jenis asuransi yang kini beredar di masyarakat yaitu asuransi Syariah dan asuransi konvensional. Karena konsep dari asuransi pada umumnya tidak sesuai dengan hukum Islam maka dari beberapa perusahaan membuat sistem baru dengan konsep Syariah tersebut. Berikut ini akan menjelaskan kepada Anda beberapa perbedaan yang bisa Anda bandingkan.

Pengelolaan Risiko

Pada pengelolaan risiko asuransi Syariah akan membuat aturan sharing of rial yang berarti dana yang sudah dikumpulkan akan digunakan untuk kepentingan bersama. Maksudnya adalah premi yang sudah dibayarkan kemudian akan dijadikan menjadi satu, beberapa pemegang polis jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan bisa menggunakan dana tersebut. Berbeda dengan konsep konvensional yang memiliki konsep transfer of risk di mana perusahaan akan menjadi penanggung risiko tersebut.

Pengelolaan Dana

Perbedaan asuransi Syariah dan konvensional selanjutnya adalah pada pengelolaan dana. Pada asuransi Syariah bersifat transparan dan dana yang terkumpul bisa digunakan sebesar-besarnya oleh pemegang polis tersebut. Berbeda dengan asuransi konvensional yang akan menentukan jumlah premi dan biaya setiap bulannya untuk keuntungan perusahaan.

Perjanjian Asuransi

Untuk asuransi Syariah bersifat hibah atau Tabarru yang berdasarkan hukum Islam yang termasuk halal sehingga bisa digunakan untuk umatnya jika tertarik dengan asuransi ini. Pada asuransi konvensional dilakukan secara akad lebih cenderung sebagai perjanjian jual beli.

Dana Kepemilikan

Ada juga perbedaan yang mencolok dari dana kepemilikan, pada konsep Syariah dikenal dengan sistem bagi hasil di mana dana yang sudah diolah oleh perusahaan akan dibagi rata pada pemegang polis. Pada asuransi konvensional memang seluruh polis menjadi keuntungan perusahaan tetapi untuk pengalokasian dana tetap dilakukan berdasarkan sistem perusahaan.

Keuntungan Asuransi Syariah dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional 3

Pada asuransi Syariah lebih ditekankan pada dana yang halal sehingga jika Anda mengutamakan hukum agama bisa menggunakan asuransi Syariah untuk menjauhi riba. Keuntungan lain juga didapatkan dari dana yang bisa digunakan sebesar-besarnya untuk meminimalisir kerugian yang menimpa salah satu pemegang polis ditambah semua prosesnya berjalan secara transparan.

Pada asuransi konvensional memang lebih ditekankan pada pembayaran polis, namun ada beberapa keuntungan dari cover dana kesehatan lebih besar sampai pembaharuan dana cover yang baru setiap tahunnya. Maksudnya adalah dana untuk cover pemegang polis setahunnya dibatasi pada angka tertentu tetapi bisa kembali ke awal lagi pada periode tahun selanjutnya. Ditambah lagi ada beberapa kebijakan dari asuransi konvensional yang dananya bisa diambil dari pengembangan dana premi pada akhir pembayaran polis umur maksimal yang dicover. Misalkan maksimal pembayaran hanya dibatasi pada umur 70 tahun maka di atas itu bisa mengambil dana pengembangan premi.

Itulah beberapa informasi tentang perbedaan asuransi Syariah dan konvensional yang bisa menjadi referensi untuk Anda gunakan. Selebihnya untuk memilih asuransi yang tepat bergantung dari keputusan Anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *